Wednesday, April 18, 2012

Jepang Dibayangi Tsunami 34 Meter



Pemerintah Jepang kembali ke meja gambar, merencanakan sistem keamanan bencana setelah penelitian terbaru menunjukkan resiko hantaman gelombang tsunami yang mencapai tinggi 34 meter di masa depan.

Dilansir Reuters, Minggu 1 April 2012, tim ahli di pemerintahan Jepang mengatakan tsunami puluhan meter itu akan menghantam jika Jepang kembali dihantam gempa 9 skala richter, sama seperti yang terjadi Maret tahun lalu di pesisit timur pulau Honshu dan utara Kyushu. Penelitian sebelumnya pada 2003, ahli mengatakan skenario terburuk tsunami adalah setinggi 20 meter. Padahal, pada bencana Maret tahun lalu, gelombang tsunami mencapai lebih dari 20 meter di beberapa tempat terparah.


Gelombang tinggi tahun lalu juga menghantam instalasi nuklir di Fukushima, menyebabkan bencana nuklir terparah di dunia selama 25 tahun. Pemerintah mengatakan, jika tsunami setinggi 35 meter menghantam Jepang, maka mereka tidak akan bisa bertahan.

"Kami tidak akan bisa menghadapi tsunami besar dengan tanggul yang ada saat ini. Kita harus mengubah seluruh perencanaan kota, melakukan kembali edukasi pencegahan bencana dan kebijakan pengungsian," kata Masaharu Nakagawa, Menteri Pencegahan Bencana.
Temuan lainnya adalah, Tokyo terancam diguncang gempa 7,3 skala richter pada 30 tahun ke depan. Lempeng gempa yang semakin dangkal 10 km membuat dampak gempa akan semakin parah.
Jika gempa itu terjadi di Tokyo, pemerintah memprediksi, sedikitnya 11.000 orang akan tewas dan 850.000 bangunan hancur. ~VIVAnews.

No comments: