Saturday, May 26, 2012

Hubungan Sensitif Uang pada Rumah Tangga


  • Ekonomi merupakan halangan terbesar dalam kehidupan rumah tangga. Anggaran yang terus menerus kerap kali membaut rumah tangga tak harmonis. Rasa frustasi dan marah terhadap kebiasaan belanja pasangan sering menjadi pemicunya.
  • Tapi, jangan khawatir, karena masalah ini tidak hanya dihadapi dalam rumah tangga pribadi Anda saja. Sebuah studi menunjukkan bahwa 7 dari 10 pasangan mengatakan bahwa uang adalah sumber konflik dan penyebab ketegangan dalam rumah tangga, seperti yang ditulis dalam Your Tanggo.
Ikuti 5 langkah ini untuk mengatasi konflik keuangan di rumah:
  • Bicara uang
Pasangan biasanya tidak berbicara uang secara terbuka. Jadi masalah uang yang timbul, menjadi topic yang peka sehingga menyebabkan konflik. Jangan takut untuk duduk dan bicara membahas soal uang dengan pasangan, setidaknya hal ini Anda lakukan setiap tiga bulan sekali.

  • Berbagi tanggung jawab
Sudah lazim bagi satu pasangan untuk memainkan peran utamanya dalam mengelola keuangan. Tetapi sangat penting melibatkan kalau Anda dan pasangan menjadi sebuah tim yang solid dalam mengelola keuangan. Pastikan Anda dapat dengan jelas mengartikulasi asset kemitraan Anda,, termasuk soal butang. Ingat, keputusan keuangan tidak dapat diputuskan oleh satu pihak yang menghasilkan jumlah uang lebih besar.
  • Kesepakatan
Sebagai pasangan, penting untuk mendata berbagai pengeluaran. Pasangan dapat memilih sejumlah uang yang telah disepakati. Misalnya, Anda dapat menyepakati budget $ 100-200, sehingga Anda dapat menggunakannya tanpa harus laporan dengan pasangan Anda.
  • Interaksi
Saat memegang uang, pria dan wanita sering sekali memiliki pandangan yang berbeda. Wanita melihat uang sebagai tanda stabilitas dan keamanan. Mereka lebih suka menyimpannya untuk keadaan darurat, sehingga saat timbul masalah keuangan mereka cenderung khawatir dan prihatin.
Sedangkan pria lebih sering mengambil resiko dengan uang dan melihat masalah keuangan sebagai ancaman terhadap harga diri. Cobalah tempatkan diri ANda posisi pihak lain untuk mencoba memahami uang dari pihak perspektif pasangan Anda.
  • Dasar masalah
Teralu sering perbedaan pendapat tentang uang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan uang itu sendiri, tetapi lebih ke masalah kontrol, keamanan dan harga diri. Uang adalah bagian nyata dari suatu hubungan, sehingga mudah untuk memproyeksikan masalah emosional. Jujurlah pada diri sendiri, sejauh mana Anda mengenal uang, kemudian kompromikanlah pada pasangan Anda.


~VIVAnews

No comments: