Showing posts with label NEWS. Show all posts
Showing posts with label NEWS. Show all posts

Saturday, May 26, 2012

Kanibal di China Jual Daging Manusia ke Pasar


Kepolisian Yunnan, China, menahan seorang pria yang diduga melakukan pembunuhan dan praktik kanibalisme terhadap belasan korbannya. Tersangka juga diduga menjual daging-daging manusia ke pasar, menipu dengan mengatakan bahwa itu daging binatang.

Diberitakan China Post, Sabtu 26 Mei 2012, Zhang Yongming ditahan kepolisian Yunnan dua minggu lalu di rumahnya di desa Nanmen. Dia diduga terlibat kasus hilangnya belasan pemuda sejak tahun lalu.

Saat menggeledah rumah lelaki 56 tahun ini, polisi kaget bukan main. Di dalam ruangan rumahnya, terdapat daging-daging manusia yang digantung sembarang untuk dikeringkan. Di sebuah botol, polisi menemukan dua bola mata manusia yang direndam di dalam arak.

Monday, May 21, 2012

32 Mahasiswa AS Pelajari Isu Sosial di Bali

Sebanyak 32 mahasiswa asal Amerika (AS) tengah mempelajari isu sosial di Kabupaten Buleleng, Bali. Para mahasiswa ini  berada di Pulau Dewata untuk menjalani kuliah kerja nyata.
Terbagi dalam 10 kelompok, mahasiswa asal Amerika ini menyebar ke pelosok-pelosok Kota Singaraja. Salah satu kelompok yang terdiri atas Anna Butter, Grace Kinkler dan Daniel G mendatangi sekretariat Buleleng Against Child Trafficking (Buleleng ACTs), sebuah LSM yang peduli terhadap perdagangan manusia.

Menurut Anna, kedatangan mereka ke Bali merupakan tugas belajar sesuai dengan jurusan yang mereka ambil, yaitu Hubungan Internasional. ’’Kami adalah mahasiswa dari Boston University, datang ke Bali khususnya di Buleleng  sebagai tugas belajar mengenal berbagai isu sosial yang ada di Buleleng," ujar Anna, Minggu, 20 Mei 2012.

Sebagaimana tujuan mereka datang ke Bali untuk mengetahui permasalahan sosial di wilayah ini, mahasiswa ini terkejut jika ternyata negaranya adalah salah satu tujuan pelaku kejahatan perdagangan orang. “Kami mengetahui jika negara kami adalah tujuan dari para sindikat perdagangan orang. Tapi kami terkejut jika korbannya berasal dari Buleleng,” kata Anna.
Di samping melakukan wawancara, para mahasiswa asal Negeri Paman Sam ini terlihat aktif melakukan dokumentasi menggunakan kamera. Mereka mengaku prihatin dengan kesenjangan sosial di daerah ini. ”Kalau yang saya lihat, masih banyak kesenjangan antara orang yang kaya dan miskin di sini," ujar Anna miris.

Bukan itu saja, para mahasiswa ini juga mengomentari tentang lingkungan, di mana sampah plastik yang  berserakan hingga ke kawasan pantai. Bahkan ketika mereka berkunjung ke Pantai Kerobokan, Sawan dan Pantai Eks Pelabuhan Buleleng, mahasiswa-mahasiswa ini tidak henti-hentinya berkomentar tentang sampah  yang ada di mana-mana, termasuk sampah yang ada di kawasan wisata tersebut.

Friday, April 20, 2012

Main Pelacur di Bawah Umur, WNI Diadili


  • Seorang warga negara Indonesia berinisial RDS, 28, didakwa di pengadilan Singapura atas tuduhan telah berhubungan seks dengan pelacur di bawah umur. Pada 24 September 2010 lalu, dia dituduh telah berhubungan seks dengan seorang pekerja seks komersial yang ketika itu masih berusia di bawah 18 tahun di flat yang disewanya di Cambridge Road.
  • Jika dinyatakan terbukti melakukan hubungan seks komersial dengan seseorang yang berumur di bawah 18 tahun, RDS dapat dijatuhi hukuman penjara hingga tujuh tahun, termasuk dihukum membayar denda.

Sunday, April 15, 2012

Perang di Dunia Maya


Teror bisa dipelajari lewat internet. Modus ini sesungguhnya sudah lama. Para pelaku teror, kata polisi, tidak hanya mengandalkan pertemuan langsung dalam merekrut anggota dan menanam keberanian, tapi juga lewat internet. Termasuk ilmu merakit bom.

Cara ini hemat dan gampang. Beberkan rumus merakit bom via internet. Lalu anggota jaringan dari belahan bumi mana pun tinggal berguru ke situ. Termasuk para pemula. Belajar sendiri. Lalu beraksi.
Modus seperti ini, kata polisi, juga berkembang di Indonesia. Ada dua kasus yang dijadikan contoh. Pertama kasus bom di Solo. Bom itu meledak di gereja Bethel 25 Desember 2011. Itu bom bunuh diri.

Serangan Hacker ke Situs Militan



  • Jaringan teroris dunia beberapa pekan lalu kalang kabut. Beberapa situs mereka di Internet tiba-tiba mati total. Tangan-tangan hacker diyakini berada di belakang kejadian itu. Padahal, forum di situs-situs itu selama ini jadi andalan mereka dalam berbagi tips dan trik merancang dan melancarkan serangan teror.
  • Berita ini pertama kali mengemuka di laman Washington Post,  2 April silam. Sekitar lima situs utama kaum militan terganggu koneksinya. Yang pertama diserang peretas adalah situs Shamukh al-Islam. Web paling populer di kalangan simpatisan al-Qaeda dalam menyebarkan video dan pesan radikal kelompok ini mati mendadak pada 22 Maret 2012.

Saturday, April 14, 2012

Misteri Danau Toba Bergolak Saat Gempa Aceh

Gempa 8,5 Skala Richter yang mengguncang Aceh, Rabu 11 April 2012 dirasakan hampir di semua wilayah Sumatera. Tak terkecuali warga yang tinggal di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, danau vulkanik terbesar di dunia.

Hutan Kalbar Merangas, Pembalak Merajalela

Pembalakan liar di hutan Kalimantan Barat masih saja terus terjadi hingga saat ini. Tak tanggung-tanggung, hutan alam yang dijarah merupakan kualitas nomor satu, kayu belian.
Di pasaran lokal (Kalimantan Barat) kayu belian dihargai Rp250 ribu hingga 400 ribu per batangnya.
Jajaran Satreskrim Kepolisian Resort Sintang  berhasil mengamankan  500 batang kayu belian dari berbagai jenis ukuran di daerah Nanga Kayan Kabupaten Sintang pada Jumat malam, 13 April 2012.

Tuesday, March 27, 2012

Waduh, Nenek 83 Tahun Tuntut Apple Rp 9 Miliar

Apple kembali menghadapi tuntutan. Kali ini bukan perusahaan besar yang menyeret vendor itu ke meja hijau. Melainkan seorang nenek yang usianya sudah menginjak 83 tahun.

Adalah Evely Paswall yang berani menuntut perusahaan sebesar Apple dengan jumlah nominal hingga USD 1 juta atau sekitar Rp 9 miliar. Alasannya? Karena Nenek Paswall harus mengalami patah hidung saat masuk ke dinding kaca di Apple Store yang terletak di Long Island, Amerika Serikat.

Pintu kaca yang berkesan futuristik di toko Apple itu sebenarnya bukan kali ini saja memakan korban. Dua orang sebelumnya juga mengalami hal serupa. Apple sendiri sudah memperingatkan akan bahaya di pintunya itu dengan menempelkan sebuah stiker peringatan. Sayangnya itu belum berhasil.

Tuesday, March 20, 2012

Tukang Ojek Thailand Mendadak Jadi Selebritis

Profesi pria ini tukang ojek. Namun, ia tak hanya berkutat dengan motornya, menunggu penumpang di tengah keramaian Kota Bangkok. Dejchat Puangket, nama pria itu, setiap hari rajin mentweet tentang kesehariannya, dari soal menu makan siang atau kondisi lalu lintas lewat akun Twitternya di @motorcyrubjang.

Awalnya tak banyak yang peduli dengan kebiasaannya itu. Sampai 14 Februari lalu, saat sebuah kejadian teror menggegerkan Thailand. Sebuah ledakan menghancurkan rumah yang disewa sejumlah warga negara Iran di Bangkok. Insiden itu mengangkat nama Dejchat.

Kantor berita BBC Senin 19 Maret 2012 melaporkan, kala itu Dejchat yang mendengar ada kejadian, langsung meluncur ke TKP. Laporan-laporan pandangan mata yang muncul lewat akun Twitternya, menjadi rujukan peristiwa. Orang-orang yang penasaran soal pemboman menggunakan Twitternya, "motorcyrubjan", sebagai sumber informasi, sebelum media massa mulai melaporkan peristiwa itu -- meski kebanyakan mengambil dari blog Dejchat.

Monday, March 19, 2012

Puting Beliung Juga Terjang Bali, 2 Tewas

Imbauan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) agar warga Bali mewaspadai turunnya hujan angin disertai petir rupanya tebukti. Sabtu malam 17 Maret 2012, hampir sebagian wilayah Pulau Bali dilanda hujan deras disertai angin kencang dan petir sambar menyambar. Hujan turun sekira pukul 22.45 WITA.

Pusat Pengendalian Operasinal Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Bali langsung memonitor situasi di lapangan.

Anto, warga Kota Denpasar mengaku takut dengan keadaan cuaca yang terjadi sekitar satu jam itu. "Anginnya mengerikan," kata dia.

Warga Tak Curiga dengan 5 Terduga Teroris

Detasemen Khusus 88 anti teror Mabes Polri menembak mati lima terduga terorisme. Dua ditembak mati saat hendak melarikan diri di Jalan Gunung Soputan, Denpasar, tiga tewas disergap di sebuah bungalow di Jalan Pulau Poso di Sanur. Bahkan, menurut saksi mata peristiwa itu, polisi sempat baku tembak saat melakukan penyergapan di Pulau Poso.

Rupanya keberadaan mereka yang diprediksi baru beberapa saat berada di sana tak membuat warga curiga. "Warga di sini tak curiga dengan mereka. Maka begitu terjadi penembakan warga berhamburan keluar mencari sumbernya dan mencari tahu," kata Made Arjaya, warga sekitar Minggu malam, 18 Maret 2012.

Arjaya yang juga Ketua Komisi I DPRD Bali itu mengaku sesaat sebelum peristiwa itu terjadi, aparat desa setempat usai melakukan razia KTP. "Baru saja selesai dilakukan razia KTP, tak lama tejadi peristiwa itu. Rupanya usai razia digelar baru mereka masuk ke bungalow," kata Arjaya.

5 Tewas di Bali Terkait Perampokan CIMB Medan

Polisi menembak mati lima orang terduga anggota jaringan teroris di Bali. Mereka diduga terkait aksi perampokan Bank CIMB Niaga di Medan.

Tiga terduga teroris; HN, umur 32, asal Bandung; AG, umur 30, asal Jimbaran, Bali; dan UH alias Kapten tewas dalam penggerebekan di Jalan Gunung Soputan, Denpasar.

Sementara, M, alias Abu Hanif, umur 30, asal Makassar; dan DD, umur 27, asal Jawa Barat ditembak di Jalan Danau Poso, Sanur.

Selain terkait perampokan di CIMB Niaga di Medan, para terduga teroris diduga akan melakukan teror, serta merampok toko emas dan money changer di Bali.

5 Terduga Teroris Ditembak Mati di Bali?

Detasemen Khusus 88 Antiteror dikabarkan melakukan penggerebekan terduga teroris di Bali. Informasi yang beredar penggerebekan dilakukan di Jalan Danau Poso, Sanur, Bali.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Hariadi membenarkan penggerebekan tersebut. "Betul, lima sudah meninggal," kata dia, saat dihubungi Minggu 18 Maret 2012 jelang tengah malam.

Dia menambahkan, tiga terduga pelaku ditembak di Jalan Danau Poso. Dua lainnya di Jalan Soputan, Denpasar.

Menurut informasi yang beredar di kalangan wartawan, para terduga teroris diduga terkait dengan pelaku bom pipa yang ditangkap di Gilimanuk.

Tuesday, March 13, 2012

Rakyat Swiss Tolak Tambah Jatah Cuti

Mayoritas rakyat Swiss menolak proposal yang ingin memperpanjang cuti tahunan mereka, dari empat minggu hingga enam pekan. Penolakan itu muncul setelah kalangan pengusaha mengingatkan bahwa memperbanyak hari libur justru akan membuat rugi Swiss, baik dari segi daya saing dan lapangan kerja.

Menurut kantor berita Reuters, sikap rakyat di negeri Eropa Tengah itu terungkap dalam hasil referendum pada Minggu waktu setempat. Stasiun televisi Swiss mengungkapkan bahwa menurut hasil perhitungan sementara sudah 67 persen pemilih yang menolak proposal menambah hari libur.

Penambahan hari libur itu digagas oleh serikat pekerja Travail.Suisse. Serikat itu berpendapat bahwa hak cuti tahunan selama empat pekan selama ini dianggap belum cukup karena tekanan kerja kian meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Meningkatnya tekanan kerja menyebabkan bertambahnya risiko stres dan gangguan kesehatan bagi pekerja.

Friday, March 9, 2012

Mogok Kerja, 25.000 Perawat di Kenya Dipecat

Pemerintah Kenya memecat sekitar 25.000 perawat yang menggelar aksi mogok menuntut perbaikan kesejahteraan, Jumat 9 Maret 2012. Keputusan pemerintah ini dinilai ceroboh, karena membuat tenaga layanan kesehatan kosong.

Juru bicara pemerintah Kenya, Alfred Mutua, mengatakan bahwa puluhan ribu perawat tersebut telah melanggar kode etik, sehingga tidak pantas lagi bekerja. Dia menegaskan, bahwa para perawat ini telah dicoret dari daftar upah dan tidak lagi dianggap pegawai pemerintah.

Sesaat setelah mengumumkan pemecatan tersebut, Mutua langsung membuka lowongan untuk posisi yang kosong. "Lowongan ini berlaku untuk seluruh pekerja kesehatan profesional yang menganggur atau pensiun," kata Mutua, dikutip dari BBC.

Uji Bom Nuklir Iran Tertangkap Citra Satelit

Diplomat PBB membenarkan adanya bukti bahwa Iran tengah melakukan uji coba senjata nuklir di salah satu pangkalan militernya. Komentar ini menyusul dipublikasikannya citra satelit oleh salah satu negara anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Dalam foto, seperti diberitakan The Guardian, Kamis 8 Maret 2012, terlihat pangkalan militer Parchin yang terletak sekitar 30 km tenggara Teheran. Terdapat beberapa buah truk dan perangkat lainnya di lokasi tersebut. IAEA mengklaim gambar ini adalah yang terbaru dan selalu diperbaharui secara berkala.

Diplomat PBB yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, gambar itu jelas memperlihatkan aktivitas membersihkan sisa-sisa radioaktif dalam uji coba senjata nuklir. Terbukti dengan adanya truk-truk pengangkut dan perangkat lainnya yang digunakan untuk menghapus zat radioaktif pada tanah.
Mereka mengatakan, orang-orang di Parchin mungkin mencoba menghilangkan bukti pengujian alat neutron yang digunakan untuk memicu ledakan nuklir. Diplomat lainnya tidak membantah dugaan tersebut, dia mengatakan inisiator neutron biasa digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir.

Siapa Rudy Kurniawan Si Pemalsu Wine?

Siapa sebenarnya Rudy Kurniawan, kolektor wine asal Indonesia yang ditangkap FBI di Los Angeles karena tuduhan pemalsuan wine dan penipuan? Laman winediarist.com menyatakan, Kurniawan adalah seorang pria misterius berusia 30-an.

Namanya tiba-tiba muncul di dunia wine pada pertengahan 2.000-an. Di awal kemunculannya, dia menghabiskan sekitar US$1 juta per bulan dalam berbagai acara lelang wine. Kurniawan mengaku sebagai putra seorang pengusaha etnis China yang kaya-raya di Indonesia. Ia sempat mengatakan, nama “Kurniawan” yang ia pakai hanyalah nama samaran.

Seiring waktu, nama Rudy Kurniawan dikenal sebagai  pesohor di dunia wine. Matanya sangat jeli dalam menilai wine mana yang paling bermutu. Kurniawan bahkan hadir secara konstan di acara-acara lelang Beverly Hills dan Sotheby di New York.

Petugas Pemeras Aktor Hollywood Dinonaktifkan

Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM terus memeriksa pegawai Imigrasi di Bandara Ngurai Rai, RE, secara intensif. Pemeriksaan ini terkait pengakuan seorang aktor Hollywood, Taylor Kitsch, yang menyebut pernah diperas petugas imigrasi Indonesia saat hendak syuting film terbarunya.

Saat dihubungi VIVAnews, Humas Imigrasi Kemenkum HAM Maryoto menegaskan yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dari Bandara Ngurah Rai, Bali. "Sejak Selasa lalu, setelah ramai pemberitaan masalah ini, dia ditarik ke kantor," Maryoto.

Dalam pemeriksaan, RE yang diketahui berusia 28 tahun membantah telah memeras sang aktor. "Dia mengaku hanya ada dialog, 'iPhone-mu  bagus'. RE ini mengaku tidak ada kata-kata meminta iPhone," kata dia.

Saturday, March 3, 2012

Guilty: Mother who had sex with boys aged 13 and 14 as a reward for them smashing up a love rival's car faces jail

  • A mother who had underage sex with two schoolboys as a reward for them vandalising her love-rival’s car is today facing jail.
  • Davina Travi, 42, broke down in tears as she was ordered by a judge to sign on the sex offenders’ register after being found guilty of having illegal sex with the boys.
  • The mother-of-five had ‘groomed’ the schoolboys aged 13 and 14 before she ‘struck a deal’ with them after she was dumped by her boyfriend for another woman.
  • Travi told the pair that if they smashed-up Stacey Allright’s Peugeot 306 car she would have sex with both of them.

Fury as Romanians who stole £50,000 church lead escape prison sentences

When the parishioners of St Mary’s saw the state of their 13th century church after thieves tore lead worth £50,000 from the roof they tried to be forgiving.
But it seems even the most lenient-minded couldn’t match the mercy shown by magistrates – who let the culprits off with a 12-month community order.
Romanians Florin Stan, 24, Vergil Stan, 51, and Nicolae Birsan, 26, broke through the church’s main gates on two consecutive nights last month, helping themselves to a huge amount of lead.
Target: St Mary's Parish Church in Hinckley was targeted by a group of thieves who stole lead from the roof on two consecutive days
Target: St Mary's Parish Church in Hinckley was targeted by a group of thieves who stole lead from the roof on two consecutive days